Mengenal Seni Kerajinan Anyaman Rattan: Kreativitas Budaya Papua

Mengenal Seni Kerajinan Anyaman Rattan: Kreativitas Budaya Papua

Mengenal Seni Kerajinan Anyaman Rattan: Kreativitas Budaya Papua

Seni kerajinan anyaman rattan merupakan salah satu bentuk kreativitas budaya yang berasal dari Papua. Papua, yang terletak di bagian timur Indonesia, memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk bahan baku anyaman rattan yang tumbuh subur di daerah tersebut. Seni anyaman rattan telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Papua selama berabad-abad.

Anyaman rattan di Papua tidak hanya berfungsi sebagai barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Proses pembuatan anyaman rattan dimulai dengan memanen dan mengeringkan batang rattan yang kemudian diolah menjadi berbagai macam produk seperti keranjang, tas, topi, hiasan dinding, dan masih banyak lagi.

Keunikan dari seni kerajinan anyaman rattan Papua terletak pada pola dan motif yang digunakan. Setiap daerah di Papua memiliki ciri khasnya sendiri dalam hal desain anyaman rattan. Motif-motif yang digunakan sering kali terinspirasi dari alam sekitar, seperti flora dan fauna khas Papua. Selain itu, warna alami dari rattan yang digunakan juga memberikan kesan alami dan autentik pada produk anyaman tersebut.

Seni kerajinan anyaman rattan tidak hanya menjadi mata pencaharian bagi masyarakat Papua, tetapi juga menjadi warisan budaya yang dijaga dan dilestarikan. Melalui seni ini, mereka dapat mengungkapkan identitas budaya mereka serta mempertahankan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Mengenal seni kerajinan anyaman rattan Papua adalah cara untuk memahami kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Dengan mengapresiasi dan mendukung kerajinan anyaman rattan Papua, kita turut berperan dalam melestarikan warisan budaya yang berharga ini.

Mengapa Anyaman Rattan Papua Menjadi Seni Kerajinan yang Unik?

Anyaman rattan merupakan salah satu seni kerajinan yang unik dan khas dari Papua. Seni ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Papua dan menjadi salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Mengapa anyaman rattan Papua begitu istimewa dan menjadi seni kerajinan yang unik? Artikel ini akan menjelaskan beberapa alasan mengapa anyaman rattan Papua begitu istimewa.

Pertama-tama, anyaman rattan Papua memiliki keunikan dalam desain dan motifnya. Setiap daerah di Papua memiliki ciri khas dan motif yang berbeda-beda dalam anyaman rattan mereka. Misalnya, suku Asmat memiliki motif yang terinspirasi dari alam, seperti burung, binatang, dan tumbuhan. Sementara itu, suku Dani memiliki motif yang lebih abstrak dan geometris. Keunikan ini membuat anyaman rattan Papua menjadi sangat beragam dan menarik untuk dipelajari.

Selain itu, anyaman rattan Papua juga memiliki keunikan dalam teknik pembuatannya. Proses pembuatan anyaman rattan Papua membutuhkan keahlian dan ketelatenan yang tinggi. Rattan yang digunakan harus dipotong, dikeringkan, dan dicuci sebelum diolah menjadi anyaman. Kemudian, anyaman dibentuk dengan menggunakan teknik anyaman yang rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Proses ini menunjukkan dedikasi dan ketekunan para pengrajin dalam menciptakan karya seni yang indah.

Anyaman rattan Papua juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Seni ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Anyaman rattan digunakan dalam berbagai keperluan, seperti tempat penyimpanan makanan, tempat tidur, dan hiasan rumah. Selain itu, anyaman rattan juga digunakan dalam upacara adat dan ritual keagamaan. Penggunaan anyaman rattan dalam kehidupan sehari-hari ini menunjukkan betapa pentingnya seni kerajinan ini dalam budaya Papua.

Selanjutnya, anyaman rattan Papua juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Seni kerajinan ini telah menjadi sumber penghasilan bagi banyak masyarakat Papua. Para pengrajin anyaman rattan dapat menjual karya mereka baik di pasar lokal maupun internasional. Hal ini memberikan peluang ekonomi yang baik bagi masyarakat Papua dan juga membantu melestarikan seni kerajinan ini.

Tidak hanya itu, anyaman rattan Papua juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk ekspor. Keunikan dan keindahan anyaman rattan Papua telah menarik perhatian pasar internasional. Banyak pengusaha dan desainer dari luar negeri tertarik untuk bekerja sama dengan pengrajin anyaman rattan Papua dalam menciptakan produk-produk yang inovatif dan bernilai jual tinggi. Hal ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Papua.

Dalam era globalisasi ini, pelestarian seni kerajinan tradisional seperti anyaman rattan Papua sangat penting. Seni ini bukan hanya sekadar hiasan atau barang konsumsi, tetapi juga merupakan identitas budaya suatu daerah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari pemerintah dan masyarakat Papua untuk melestarikan dan mengembangkan seni kerajinan anyaman rattan ini.

Dalam kesimpulan, anyaman rattan Papua merupakan seni kerajinan yang unik dan istimewa. Keunikan dalam desain dan motif, teknik pembuatan yang rumit, nilai budaya yang tinggi, serta potensi ekonomi yang signifikan menjadikan anyaman rattan Papua sebagai seni kerajinan yang patut diapresiasi dan dilestarikan. Dengan melestarikan seni kerajinan ini, kita juga turut melestarikan budaya dan identitas Papua.

See also  Memahami Seni Patung Kayu Khas Biak: Keunikan Budaya Papua

Teknik Anyaman Rattan Papua: Keindahan dalam Setiap Detailnya

Teknik Anyaman Rattan Papua: Keindahan dalam Setiap Detailnya

Seni kerajinan anyaman rattan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Papua. Teknik ini telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, dan menjadi salah satu kekayaan budaya yang unik dan menarik. Dalam setiap detailnya, teknik anyaman rattan Papua menghadirkan keindahan yang memukau.

Anyaman rattan Papua memiliki ciri khas yang membedakannya dari anyaman rattan di daerah lain. Salah satu teknik yang sering digunakan adalah teknik anyaman spiral. Dalam teknik ini, serat rattan dianyam secara melingkar, membentuk pola spiral yang indah. Keunikan teknik ini terletak pada kemampuan para pengrajin untuk mengatur ketegangan serat rattan dengan presisi, sehingga menghasilkan anyaman yang kuat dan rapi.

Selain teknik anyaman spiral, teknik anyaman jalin juga sering digunakan dalam kerajinan rattan Papua. Dalam teknik ini, serat rattan dianyam secara saling melintang, membentuk pola jalin yang teratur. Keindahan teknik anyaman jalin terletak pada kesimetrisan dan ketelitian dalam penempatan serat rattan. Para pengrajin harus memiliki keahlian khusus untuk menghasilkan anyaman yang rapi dan teratur.

Tidak hanya itu, teknik anyaman rattan Papua juga melibatkan penggunaan berbagai macam warna dan motif. Para pengrajin menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal untuk memberikan warna pada serat rattan. Warna-warna alami ini memberikan sentuhan alami dan autentik pada kerajinan anyaman rattan Papua. Selain itu, motif-motif tradisional juga sering digunakan untuk menghiasi anyaman rattan. Motif-motif ini mencerminkan kekayaan budaya Papua dan memberikan nilai estetika yang tinggi pada kerajinan anyaman.

Keindahan dalam setiap detail teknik anyaman rattan Papua juga terlihat dalam bentuk dan desain kerajinan. Para pengrajin memiliki kebebasan untuk menggabungkan teknik anyaman spiral dan jalin, serta mengkreasikan berbagai bentuk dan desain yang unik. Beberapa kerajinan anyaman rattan Papua memiliki bentuk yang sederhana, seperti keranjang atau tempat penyimpanan. Namun, ada juga yang memiliki bentuk yang lebih kompleks, seperti kursi atau meja. Desain-desain ini mencerminkan kepiawaian para pengrajin dalam mengolah serat rattan menjadi karya seni yang indah dan fungsional.

Selain keindahan estetika, teknik anyaman rattan Papua juga memiliki nilai-nilai budaya yang mendalam. Proses pembuatan kerajinan anyaman rattan membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keahlian yang tinggi. Para pengrajin tidak hanya menghasilkan karya seni yang indah, tetapi juga menjaga keberlanjutan budaya dan tradisi Papua. Mereka menjadi penjaga warisan budaya yang berharga, dan melalui kerajinan anyaman rattan, mereka mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada generasi muda.

Dalam dunia seni kerajinan, teknik anyaman rattan Papua telah mendapatkan pengakuan internasional. Karya-karya anyaman rattan Papua sering dipamerkan dalam pameran seni dan museum di berbagai negara. Keindahan dan keunikan teknik anyaman rattan Papua telah berhasil menarik perhatian dunia, dan menjadi salah satu kebanggaan budaya Papua.

Dalam setiap detailnya, teknik anyaman rattan Papua menghadirkan keindahan yang memukau. Dari teknik anyaman spiral hingga jalin, penggunaan warna dan motif yang khas, hingga bentuk dan desain yang unik, teknik anyaman rattan Papua mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas yang luar biasa. Melalui kerajinan anyaman rattan, budaya Papua terus hidup dan berkembang, dan menjadi sumber inspirasi bagi seniman dan pengrajin di seluruh dunia.

Mengenal Motif-Motif Tradisional dalam Anyaman Rattan Papua

Anyaman rattan merupakan salah satu seni kerajinan yang memiliki nilai budaya yang tinggi di Papua. Seni ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Papua selama berabad-abad. Salah satu hal yang membuat anyaman rattan Papua begitu istimewa adalah motif-motif tradisional yang digunakan dalam pembuatannya.

Motif-motif tradisional dalam anyaman rattan Papua memiliki makna dan simbolik yang dalam. Setiap motif memiliki cerita dan filosofi yang terkait dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Motif-motif ini juga menjadi identitas budaya yang unik bagi masyarakat Papua.

Salah satu motif tradisional yang sering digunakan dalam anyaman rattan Papua adalah motif burung cenderawasih. Burung cenderawasih merupakan burung yang sangat langka dan dilindungi di Papua. Motif burung cenderawasih dalam anyaman rattan menggambarkan keindahan alam Papua dan keberagaman hayati yang ada di sana. Selain itu, burung cenderawasih juga dianggap sebagai simbol kebebasan dan keindahan dalam budaya Papua.

Motif lain yang sering ditemui dalam anyaman rattan Papua adalah motif binatang seperti kadal, ular, dan kepiting. Binatang-binatang ini memiliki makna yang berbeda-beda dalam budaya Papua. Misalnya, motif kadal sering digunakan untuk melambangkan kekuatan dan keberanian. Sedangkan motif ular sering dihubungkan dengan kekuatan magis dan kehidupan spiritual. Motif kepiting, di sisi lain, melambangkan kelimpahan dan keberuntungan.

Selain motif binatang, motif tumbuhan juga sering digunakan dalam anyaman rattan Papua. Motif daun pisang, bunga anggrek, dan pohon kelapa sering ditemui dalam anyaman rattan Papua. Motif tumbuhan ini menggambarkan kekayaan alam Papua dan ketergantungan masyarakat Papua terhadap alam sekitar. Selain itu, motif tumbuhan juga dianggap sebagai simbol kehidupan dan kesuburan.

See also  Kesenian Kolintang: Musik Tradisional yang Menggugah Jiwa dari Papua Tengah

Motif-motif tradisional dalam anyaman rattan Papua tidak hanya memiliki makna dan simbolik yang dalam, tetapi juga memiliki keindahan estetika yang luar biasa. Keterampilan dan keahlian para pengrajin anyaman rattan Papua dalam menghasilkan motif-motif yang rumit dan detail sangat mengagumkan. Setiap anyaman rattan Papua memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri.

Anyaman rattan Papua tidak hanya digunakan sebagai barang hias atau dekorasi, tetapi juga memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Anyaman rattan digunakan sebagai wadah untuk menyimpan makanan, tempat tidur, dan bahkan sebagai alat transportasi. Keberagaman fungsi anyaman rattan ini menunjukkan betapa pentingnya seni kerajinan ini dalam kehidupan masyarakat Papua.

Dalam era modern ini, seni kerajinan anyaman rattan Papua menghadapi tantangan yang serius. Perubahan gaya hidup dan pengaruh budaya luar telah mengancam keberlanjutan seni ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghargai dan melestarikan seni kerajinan anyaman rattan Papua. Dukungan terhadap para pengrajin anyaman rattan Papua dan promosi seni ini dapat membantu mempertahankan keberlanjutan seni kerajinan yang berharga ini.

Dalam mengenal motif-motif tradisional dalam anyaman rattan Papua, kita dapat memahami lebih dalam tentang budaya dan kehidupan masyarakat Papua. Motif-motif ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga merupakan cerminan dari kearifan lokal dan keindahan alam Papua. Mari kita jaga dan lestarikan seni kerajinan anyaman rattan Papua sebagai bagian dari warisan budaya yang berharga.

Peran Anyaman Rattan dalam Masyarakat Papua: Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

Anyaman rattan merupakan salah satu seni kerajinan yang memiliki nilai budaya yang tinggi di Papua. Seni ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua selama berabad-abad. Anyaman rattan tidak hanya berfungsi sebagai barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki makna simbolis dan spiritual yang dalam.

Peran anyaman rattan dalam masyarakat Papua sangatlah penting. Anyaman rattan digunakan untuk membuat berbagai macam barang, seperti keranjang, tas, topi, tempat tidur, dan masih banyak lagi. Barang-barang ini tidak hanya digunakan untuk keperluan sehari-hari, tetapi juga sebagai hiasan rumah atau hadiah dalam upacara adat. Anyaman rattan juga digunakan dalam upacara ritual, seperti pernikahan, pemakaman, dan penyembuhan.

Anyaman rattan juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Papua. Banyak masyarakat Papua yang menggantungkan hidup mereka dari hasil penjualan barang-barang anyaman rattan. Mereka menjual barang-barang anyaman rattan di pasar lokal maupun pasar internasional. Hal ini memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat Papua dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, anyaman rattan juga memiliki nilai budaya yang harus dilestarikan. Seni ini merupakan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Anyaman rattan mengandung nilai-nilai tradisional dan pengetahuan lokal yang unik. Proses pembuatan anyaman rattan melibatkan keterampilan dan pengetahuan yang telah dikuasai oleh masyarakat Papua selama bertahun-tahun.

Dalam masyarakat Papua, anyaman rattan juga memiliki makna simbolis dan spiritual yang dalam. Anyaman rattan sering digunakan dalam upacara adat sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan keindahan. Anyaman rattan juga digunakan dalam upacara penyembuhan untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Masyarakat Papua percaya bahwa anyaman rattan memiliki kekuatan magis yang dapat melindungi mereka dari bahaya dan membawa keberuntungan.

Sayangnya, seni anyaman rattan di Papua menghadapi tantangan dalam era modern ini. Banyak masyarakat Papua yang beralih ke pekerjaan lain yang lebih menguntungkan secara finansial. Hal ini mengakibatkan penurunan minat dan pengetahuan dalam seni anyaman rattan. Selain itu, adanya persaingan dari barang-barang produksi massal juga membuat anyaman rattan sulit bersaing di pasar.

Untuk itu, penting bagi kita untuk melestarikan seni anyaman rattan di Papua. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mempromosikan dan mendukung seni ini. Pemerintah dapat memberikan pelatihan dan bantuan kepada para pengrajin anyaman rattan untuk meningkatkan keterampilan mereka. Masyarakat juga perlu menghargai dan membeli barang-barang anyaman rattan sebagai bentuk dukungan terhadap seni ini.

Selain itu, pendidikan juga memainkan peran penting dalam melestarikan seni anyaman rattan. Sekolah-sekolah di Papua dapat mengintegrasikan seni anyaman rattan ke dalam kurikulum mereka. Hal ini akan membantu mengajarkan generasi muda tentang nilai-nilai budaya dan keterampilan dalam seni anyaman rattan.

Dengan melestarikan seni anyaman rattan, kita tidak hanya menjaga warisan budaya Papua tetap hidup, tetapi juga memberikan penghidupan yang lebih baik bagi masyarakat Papua. Seni ini memiliki potensi untuk menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua dan juga menjadi daya tarik wisata budaya yang unik bagi wisatawan.

Dalam kesimpulan, anyaman rattan memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat Papua. Seni ini tidak hanya berfungsi sebagai barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai budaya, ekonomi, simbolis, dan spiritual yang tinggi. Oleh karena itu, kita perlu melestarikan seni anyaman rattan ini melalui dukungan pemerintah, masyarakat, dan pendidikan. Dengan demikian, seni anyaman rattan akan terus hidup dan berkembang di Papua.

See also  Menjelajahi Kota Tua Jakarta: Melihat Jejak Karya Seni Kolonial yang Megah

Inovasi dalam Seni Kerajinan Anyaman Rattan Papua: Menggali Potensi Baru

Inovasi dalam Seni Kerajinan Anyaman Rattan Papua: Menggali Potensi Baru

Seni kerajinan anyaman rattan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Papua. Selama berabad-abad, masyarakat Papua telah mengembangkan keterampilan unik dalam mengolah dan menciptakan berbagai produk anyaman dari bahan alami ini. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, seni kerajinan anyaman rattan di Papua telah mengalami perkembangan yang menarik. Inovasi baru telah muncul, membawa potensi baru bagi seni kerajinan ini.

Salah satu inovasi terbaru dalam seni kerajinan anyaman rattan Papua adalah penggunaan teknologi modern. Dalam upaya untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk, beberapa pengrajin anyaman rattan Papua telah mulai menggunakan mesin dan peralatan modern. Meskipun masih ada banyak pengrajin yang tetap setia pada metode tradisional, penggunaan teknologi modern telah membantu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk.

Selain itu, inovasi juga terjadi dalam desain dan motif anyaman rattan Papua. Tradisionalnya, anyaman rattan Papua memiliki pola dan motif yang khas, seperti motif binatang, tumbuhan, dan simbol-simbol budaya. Namun, dengan adanya inovasi baru, pengrajin anyaman rattan Papua telah mulai menciptakan desain yang lebih modern dan kontemporer. Mereka menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan gaya yang lebih modern, menciptakan produk anyaman rattan yang unik dan menarik bagi pasar internasional.

Selain itu, inovasi juga terjadi dalam penggunaan bahan baku anyaman rattan. Selama ini, pengrajin anyaman rattan Papua menggunakan rattan alami yang tumbuh di hutan-hutan Papua. Namun, dengan semakin berkurangnya sumber daya alam ini, pengrajin anyaman rattan Papua telah mencari alternatif bahan baku yang ramah lingkungan. Beberapa pengrajin telah mulai menggunakan rattan sintetis atau bahan daur ulang untuk menciptakan produk anyaman rattan yang tetap berkualitas tinggi namun tidak merusak lingkungan.

Inovasi dalam seni kerajinan anyaman rattan Papua juga telah membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Dengan adanya inovasi ini, pengrajin anyaman rattan Papua telah mampu meningkatkan pendapatan mereka. Produk anyaman rattan yang lebih modern dan inovatif telah menarik minat pasar internasional, sehingga pengrajin dapat menjual produk mereka dengan harga yang lebih tinggi. Hal ini telah memberikan pengaruh positif bagi perekonomian masyarakat Papua, serta meningkatkan kebanggaan mereka terhadap seni kerajinan tradisional mereka.

Namun, meskipun inovasi dalam seni kerajinan anyaman rattan Papua telah membawa banyak manfaat, tantangan juga masih ada. Salah satu tantangan terbesar adalah persaingan dengan produk anyaman rattan dari negara lain. Meskipun seni kerajinan anyaman rattan Papua memiliki keunikan dan keaslian tersendiri, produk dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina juga memiliki daya tarik yang kuat. Oleh karena itu, pengrajin anyaman rattan Papua perlu terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka agar tetap bersaing di pasar internasional.

Dalam kesimpulan, inovasi dalam seni kerajinan anyaman rattan Papua telah membawa potensi baru bagi seni kerajinan ini. Penggunaan teknologi modern, desain yang lebih modern, penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan, dan peningkatan pendapatan masyarakat setempat adalah beberapa hasil dari inovasi ini. Meskipun tantangan masih ada, seni kerajinan anyaman rattan Papua terus berkembang dan menjadi bagian penting dari budaya Papua yang kaya dan kreatif.

Pertanyaan dan jawaban

1. Apa yang dimaksud dengan seni kerajinan anyaman rattan?
Seni kerajinan anyaman rattan adalah proses membuat berbagai produk menggunakan bahan dasar rattan yang diolah melalui teknik anyaman tangan.

2. Apa yang membuat seni kerajinan anyaman rattan unik?
Keunikan seni kerajinan anyaman rattan terletak pada keindahan dan kekuatan bahan rattan yang diolah menjadi berbagai bentuk dan desain yang kreatif.

3. Bagaimana proses pembuatan seni kerajinan anyaman rattan?
Proses pembuatan seni kerajinan anyaman rattan dimulai dengan memilih dan memotong rattan yang sesuai, kemudian merendamnya dalam air agar lebih lentur. Setelah itu, rattan diolah melalui teknik anyaman tangan untuk membentuk produk yang diinginkan.

4. Apa saja produk yang dapat dihasilkan dari seni kerajinan anyaman rattan?
Produk yang dapat dihasilkan dari seni kerajinan anyaman rattan antara lain tas, keranjang, tempat penyimpanan, hiasan dinding, dan berbagai aksesori rumah tangga.

5. Bagaimana peran seni kerajinan anyaman rattan dalam budaya Papua?
Seni kerajinan anyaman rattan memiliki peran penting dalam budaya Papua sebagai warisan budaya yang dilestarikan dan dijadikan mata pencaharian oleh masyarakat Papua. Selain itu, seni kerajinan anyaman rattan juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada dunia.Seni kerajinan anyaman rattan merupakan bagian dari budaya Papua yang menunjukkan kreativitas masyarakat Papua dalam mengolah bahan alam menjadi produk yang bernilai seni. Anyaman rattan di Papua memiliki keunikan dalam desain dan motif yang mencerminkan keindahan alam dan kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Melalui seni kerajinan anyaman rattan, budaya Papua dapat dilestarikan dan diapresiasi oleh masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *